Kementan Musnahkan 84 Jenis Komoditas Pertanian Dari Luar Negeri

Palembang – Kementerian Pertanian lewat Badan Karantina Pertanian (Barantan) kembali memusnahkan 84 jenis komoditas pertanian dari luar negeri yang tidak dilengkapi dokumen kesehatan karantina atau phytosanitary certificate dari negara asal. Menurut Kepala Karantina Pertanian Palembang, Bambang Hesti saat melakukan pemusnahan, komoditas atau media pembawa hama dan penyakit yang dimusnahkan tersebut selain tidak memiliki dokumen kesehatan, juga termasuk kategori resiko tinggi pada Jumat (24/5) lalu.

Disaksikan instansi terkait, seluruh media pembawa tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar ke dalam _incenerator_. Komoditas yang masuk lewat kiriman pos di Kantor Pos Palembang dan barang bawaan (tentengan) di Bandara Imternasional Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang tersebut berupa benih tanaman hias, umbi bawang, buah-buahan dan komoditas hewan olahan. “Selain dokumen phytosanitary, media pembawa yang tergolong pangan segar asal tumbuhan juga wajib memenuhi persyaratan lain, seperti uji laboratorium, meski jumlahnya sedikit, resikonya sama, apa lagi benih,” jelas Bambang.

Baca Juga :   Karantina Pertanian Palembang adakan Seminar Hasil Pemantauan

Barang kiriman pos tersebut berasal dari berbagai negara seperti Malaysia, Singapura dan Laos. Menurut Bambang pada tahun lalu, Karantina Palembang berhasil menahan berbagai komoditas pertanian tanpa dokumen sebanyak 46 kali yang berasal dari berbagai negara.

Tindakan karantina berupa pemusnahan tersebut menurut Bambang selain membunuh hama dan penyakit yang ada di dalam komoditas tersebut juga bermaksud memberikan pembinaan dan perhatian bagi masyarakat agar dapat bersama-sama menjaga keamanan komoditas yang dimasukkan dari luar negeri. “Gampang sekali, tinggal lapor karantina saja, baiknya sebelum dilakukan pengiriman,” demikian tegasnya.

Turut hadir sebagai saksi dan undangan dalam acara tersebut Kepala Kantor Pos Palembang, perwakilan dari Bea dan Cukai, Angkasa Pura II, Air Asia, Polisi Bandara dan perwakilan Cargo Bandar udara Sultan Mahmud Badarudin II Palembang.

Sumber : LiputanSumsel.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*